Iklan

MASJID AL-IKHLAS (JANUR KUNING, RAWA BADAK SELATAN TANJUNG PRIUK DIMAKMURKAN WARGANYA


tribatimes.com - Jakarta - Masjid adalah tempat paling agung dan mulia di muka bumi. Ia adalah Rumah Allah SWT, tempat utama umat Islam untuk beribadah: sholat, berdzikir, bersholawat, dan bermajelis ilmu.

Karena itu Allah SWT sangat mencintai masjid dan orang-orang yang berjalan menuju masjid untuk beribadah.

Dalam Q.S. At-Taubah: 18 Allah berfirman:  
“Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut kepada siapapun selain kepada Allah. Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.”

Rasulullah SAW juga bersabda:  
“Apabila kamu melihat seseorang biasa pergi ke masjid maka saksikanlah ia benar-benar beriman...” [HR. Tirmidzi]

Ayat dan hadis ini mengingatkan kita: memakmurkan masjid bukan hanya membangun fisiknya. Tapi yang lebih mendasar adalah menghidupkan masjid dengan aktivitas ibadah dan amal.

1. Kemakmuran Spiritual: Jamaah Selalu Penuh
Masjid Al-Ikhlas di Jalan Janur Kuning, Jakarta Utara, adalah contohnya. 
Sholat fardhu selalu dipadati jamaah. Saat Ramadhan, jamaahnya konstan sampai malam takbiran. 
10 hari terakhir Ramadhan, masjid hidup dengan jamaah i’tikaf.

2. Kemakmuran Sosial: Melayani Umat
Yang membuat berbeda: masjid ini melayani.
- Buka puasa Ramadhan: Setiap hari selama sebulan penuh
- Buka puasa Sunnah Senin & Kamis : Tidak kurang dari 150 soimin dan soimat. Ini satu-satunya masjid di sekitar yang rutin melayani ini sejak masa DKM Ustadz Wawan Kurniawan hingga sekarang DKM Ustadz Andik
- Tim ibu-ibu melayani berbuka dipimpin H. Mukti atas penugasan DKM
- Kaderisasi pemuda dibina Ustadz Daryono melalui "Pemuda Perisai"

3. Kemakmuran Ekonomi: Qurban & Pemberdayaan
Saat Idul Adha, semangat warga luar biasa. 
Tahun lalu: 20 ekor sapi + 20 ekor lebih kambing. Jika tidak dibatasi bisa mencapai 50 ekor. 

DKM menyiapkan 4 mesin pemotong tulang. Relawan mencapai 300 orang dari masyarakat Janur Kuning dan Kecamatan Koja. Ada 5 jagal bersertifikat. 
Tepat waktu Ashar, 2 ton lebih daging sudah siap dibagikan per 1kg per kantong.
Ini bukti masjid punya pengaruh nyata ke ekonomi warga.

4. Fasilitas Fisik yang Mendukung
Masjid Al-Ikhlas sudah sangat memadai: karpet sajadah nyaman,G tv t penerangan bagus, 10 AC, tempat wudhu dengan kran air siap konsumsi, toilet bersih, lahan parkir luas. Bahkan imam, bilal, dan muadzin difasilitasi DKM untuk umroh ke Tanah Suci. Ada petugas kebersihan, program tahfizh, majelis taklim.


Penutup
Lengkapnya sarana ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Karena benar kata Abah:

"Masjid gagal, jika tidak mempunyai pengaruh kepada lingkungan masyarakat baik secara sosial, ekonomi, dan spiritual."

Alhamdulillah, di Masjid Al-Ikhlas Janur Kuning, keterikatan itu nyata. Ratusan relawan qurban, ratusan jamaah berbuka, jamaah sholat yang terus penuh... semua itu tanda masjidnya hidup dan memakmurkan warganya.

Wallahu a’lam bishawab_  
KH. Ir. Ronggosutrisno Tahir, BcHk
LihatTutupKomentar