![]() |
| Foto Istimewa |
tribatimes.com - Kabupaten Bekasi - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi terus memperkuat perannya dalam membantu masyarakat melalui sederet program sosial yang menyasar berbagai kebutuhan warga, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, bedah rumah hingga bantuan bagi kaum dhuafa dan lanjut usia.
Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Abdul Azis, mengatakan berbagai program tersebut dirancang untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan sosial dan ekonomi.
Hal itu disampaikan Abdul Azis kepada awak media saat ditemui di ruang tunggu tamu Kantor BAZNAS Kabupaten Bekasi, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi pada Senin 31 Agustus 2026.
Menurutnya, salah satu program yang saat ini dijalankan adalah program Serba Sepuluh Ribu, yang dipasarkan secara daring. Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat.
“Kita ada program Serba Sepuluh Ribu, kita jual melalui online. Alhamdulillah itu laku keras,” ungkap Abdul Azis.
Tak hanya bergerak pada sektor ekonomi, BAZNAS Kabupaten Bekasi juga memberikan perhatian serius terhadap akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga dhuafa melalui program Bekasi Cerdas.
Abdul Azis menjelaskan, melalui program tersebut, BAZNAS memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi anak-anak dhuafa, termasuk sejumlah mahasiswa hingga menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
“Bekasi Cerdas, kita banyak membantu anak-anak dhuafa. Ada juga beberapa mahasiswa yang sudah diwisuda. Itu kita biayai dari semester pertama hingga sarjana,” jelasnya.
Namun, bantuan pendidikan tersebut tetap memiliki persyaratan dan batasan tertentu. Salah satunya adalah penerima manfaat harus mampu mempertahankan IPK minimal 3,00 serta memenuhi persyaratan lain yang telah ditetapkan BAZNAS.
“Memang IPK-nya mencapai tiga. Batas kita juga sampai semester delapan. Kalau semester sembilan dan sepuluh tidak. Artinya mereka aman dan tepat waktu. Persyaratannya harus IPK tiga, bisa ngaji dan segala macamnya,” ujarnya.
Bekasi Permata, Rantang Makan untuk Dhuafa dan Lansia
Program lain yang tak kalah menarik adalah Bekasi Permata, singkatan dari Pemberian Rantang Makan Siang Dhuafa & Renta Gratis hingga Akhir Hayat.
Program ini menyasar kelompok masyarakat yang dinilai membutuhkan perhatian secara berkelanjutan, terutama kaum dhuafa dan lansia.
Abdul Azis menyebut, program Bekasi Permata saat ini telah berjalan di 11 kecamatan di Kabupaten Bekasi. Beberapa wilayah yang telah menjadi lokasi pelaksanaan di antaranya Kecamatan Setu, Tarumajaya, Bojongmangu, Cibitung dan sejumlah kecamatan lainnya.
“Kita juga ada program Bekasi Permata, Pemberian Rantang Makan Siang Dhuafa dan Renta Gratis hingga akhir hayat. Program ini sudah berjalan di 11 kecamatan, di antaranya Setu, Tarumajaya, Bojongmangu, Cibitung dan lain-lain,” tuturnya.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk konkret kepedulian sosial BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan pemenuhan kebutuhan dasar.
Lebih lanjut, Abdul Azis menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Bekasi memiliki sejumlah program unggulan yang menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat zakat bagi masyarakat.
Empat program tersebut yakni Bekasi Sehat, Bekasi Cerdas, Bekasi Peduli dan Bekasi Mandiri.
Keempatnya diarahkan untuk menjawab persoalan masyarakat dari berbagai sisi. Bekasi Sehat menyasar kebutuhan kesehatan, Bekasi Cerdas bergerak di bidang pendidikan, Bekasi Peduli memberikan perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial, sedangkan Bekasi Mandiri diarahkan pada penguatan kemandirian ekonomi masyarakat.
Dengan berbagai program tersebut, BAZNAS Kabupaten Bekasi berupaya agar dana zakat tidak hanya berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi penerima manfaat.
“Program unggulan kita yaitu Bekasi Sehat, Bekasi Cerdas, Bekasi Peduli dan Bekasi Mandiri,” pungkas Abdul Azis.
Reporter Catur Sujatmiko

