Iklan

Dua Pekan Usai Dialog, Plt Bupati Bekasi Gaspol Normalisasi Irigasi BKG 15-BKG 26


tribatimes.com - Kabupaten Bekasi - Respons cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi terhadap keluhan petani di wilayah Pebayuran Utara mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat dan para petani. Tak lama setelah dialog interaktif bersama petani, Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja langsung mengerahkan alat berat untuk melakukan normalisasi saluran irigasi yang selama bertahun-tahun dipenuhi eceng gondok dan mengalami pendangkalan.

Normalisasi saluran irigasi dari titik BKG 15 hingga BKG 26 mulai dikerjakan pada Jumat (28/8/2026). Pengerjaan tersebut dinilai menjadi bukti respons cepat pemerintah daerah terhadap aspirasi petani yang selama ini mengeluhkan kondisi saluran air.

Tokoh masyarakat Pebayuran sekaligus petani, H. Sardi, mengatakan para petani menyambut baik langkah cepat yang dilakukan Plt Bupati Bekasi tersebut.

Menurut Sardi, permintaan normalisasi disampaikan dalam dialog interaktif antara petani dengan pemerintah daerah. Hanya berselang sekitar dua pekan, aspirasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan alat berat ke lokasi.

“Saya mewakili para petani lainnya mengucapkan terima kasih kepada Plt Bupati Bekasi karena sudah mengabulkan permintaan kami. Irigasi dari BKG 15 sampai BKG 26 langsung dikerjakan. Hebatnya lagi, hanya dalam waktu dua minggu langsung dieksekusi,” ujar Sardi.

Ia menjelaskan, sebelum dilakukan normalisasi, kondisi saluran irigasi tersebut cukup memprihatinkan. Permukaan saluran dipenuhi tanaman eceng gondok yang bahkan disebut telah mengalami pertumbuhan berlebihan hingga menyebabkan aliran air terganggu.

Selain persoalan eceng gondok, pendangkalan saluran juga menjadi persoalan yang dikhawatirkan dapat menghambat distribusi air ke lahan pertanian.

Namun, setelah dilakukan pengerjaan, kondisi saluran mulai berubah. Eceng gondok yang sebelumnya memenuhi irigasi telah dibersihkan, sementara bagian saluran yang mengalami pendangkalan mulai dinormalisasi.

“Alhamdulillah, sekarang irigasi sudah terlihat bagus dan rapi. Eceng gondok sudah tidak terlihat lagi. Saluran yang sudah dinormalisasi juga terlihat lebih plong,” kata Sardi.

Petani Harap Normalisasi Berdampak pada Produktivitas

Sardi menilai normalisasi irigasi bukan sekadar persoalan membersihkan eceng gondok maupun mengeruk sedimentasi. Bagi petani, keberadaan saluran irigasi yang berfungsi optimal menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian.

Karena itu, ia berharap langkah Pemkab Bekasi tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap aktivitas pertanian masyarakat Pebayuran Utara.

Ia kembali menyampaikan apresiasi kepada Plt Bupati Bekasi yang dinilai cepat merespons aspirasi masyarakat di lapangan.

“Sekali lagi saya atas nama pribadi dan mewakili para petani asal Pebayuran Utara mengucapkan terima kasih banyak kepada Plt Bupati Bekasi yang langsung merespons usulan kami. Sekarang irigasi sudah terlihat terang tanpa eceng gondok,” ujarnya.

Redaksi 

LihatTutupKomentar