Iklan

Sosialisasi BGN Jadi Momentum PKFI Perkenalkan Organisasi ke Perawat



tribatimes.com - Kabupaten Bekasi - Perhimpunan Klinik dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Indonesia (PKFI) Kabupaten Bekasi menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran tenaga kesehatan, khususnya perawat praktik mandiri, melalui kehadirannya dalam kegiatan sosialisasi Badan Gizi Nasional (BGN) yang digelar oleh Anggota DPR RI Komisi IX dari Fraksi Partai Gerindra, Obon Tabrani yang diselenggarakan di Hotel Lakeside TELL Cibarusah Kabupaten Bekasi. Sabtu 11 April 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bekasi, bahkan Ketua Umum PPNI juga hadir memberikan dukungan terhadap penguatan peran tenaga keperawatan dalam sistem pelayanan kesehatan nasional.

Dalam kesempatan itu, perwakilan PKFI Kabupaten Bekasi, Undang Amirudin, S.Kep., Ns., hadir memenuhi undangan dan menyampaikan bahwa dirinya mewakili Ketua DPC PKFI Kabupaten Bekasi, dr. Sharoni, yang berhalangan hadir.

“Alhamdulillah saya hadir mewakili Ketua DPC PKFI dr. Sharoni. PKFI di Kabupaten Bekasi ini masih tergolong baru, bisa dibilang seumur jagung. Kehadiran kami di sini juga untuk memperkenalkan PKFI kepada para perawat, khususnya yang membuka praktik mandiri,” ujar Amirudin saat diwawancarai awak media Triloka.

Ia menyoroti bahwa masih banyak perawat yang telah membuka praktik mandiri, namun belum tergabung dalam organisasi seperti PKFI maupun PPNI. Padahal, menurutnya, berhimpun dalam organisasi profesi memiliki banyak manfaat, terutama dalam hal perlindungan hukum dan akses informasi.

“Melalui PKFI, kami ingin mengajak rekan-rekan perawat untuk lebih kompak dan berhimpun. Gunanya sangat jelas, kita bisa saling mendukung, mendapatkan perlindungan hukum, serta pendampingan ketika menghadapi kendala di lapangan,” jelasnya.

Amirudin juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini, sekitar 50 klinik di Kabupaten Bekasi telah bergabung dengan PKFI. Namun, pihaknya masih menghadapi tantangan dalam mengajak lebih banyak klinik dan tenaga kesehatan untuk bergabung, terutama terkait pola pikir atau mindset.

“Di sinilah saatnya perawat bisa tampil dan berdikari. Kita ingin perawat tidak hanya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, tetapi juga memiliki kekuatan kolektif melalui organisasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengutip pesan dari Sekretaris Jenderal PPNI dalam acara tersebut (Sambutan) bahwa kesejahteraan perawat berbanding lurus dengan kesehatan masyarakat.

“Perawat sejahtera, masyarakat sehat. Itu pesan yang sangat penting dan harus kita wujudkan bersama,” tegas Amirudin.

Menutup pernyataannya, Amirudin mengajak seluruh perawat, khususnya yang menjalankan praktik mandiri, untuk bergabung dalam organisasi profesi.

“Harapan saya, mari rekan-rekan sejawat bergabung di PPNI dan PKFI. Ini adalah wadah untuk berdiskusi, berbagi informasi, dan saling menguatkan dalam menjalankan profesi,” pungkasnya.( Catur Sujatmiko)
LihatTutupKomentar