tribatimes.com - Kabupaten Bekasi - Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai melakukan rehabilitasi Jembatan Kampung Cikarang Jati yang berada di ruas Jalan Pulo Tiga, Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung.
Pekerjaan tersebut dilaksanakan melalui Bidang Jembatan pada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi sebagai bagian dari upaya memperkuat infrastruktur sekaligus memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan aman dan lancar.
Informasi mengenai pekerjaan rehabilitasi itu disampaikan DSDABMBK melalui unggahan di akun Instagram resminya. Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Bidang Jembatan DSDABMBK menegaskan bahwa kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan aspek keamanan, kenyamanan, serta kelancaran mobilitas harian masyarakat yang menggunakan akses jalan tersebut.
“Infrastruktur aman, aktivitas warga lancar,” demikian pesan yang disampaikan DSDABMBK dalam unggahannya.
Namun, selama proses pengerjaan berlangsung, pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan. DSDABMBK juga mengingatkan pengendara untuk mengikuti arahan petugas maupun skema pengalihan lalu lintas yang diterapkan di sekitar lokasi proyek.
Imbauan tersebut menjadi penting mengingat ruas Jalan Pulo Tiga merupakan salah satu akses yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Mobilitas warga, distribusi barang, hingga aktivitas ekonomi di sekitar wilayah Cibitung maupun Cikarang Barat sangat bergantung pada kondisi infrastruktur jalan dan jembatan yang memadai.
DSDABMBK meminta masyarakat tidak memaksakan diri menerobos area pekerjaan dan tetap mengutamakan keselamatan ketika melintas.
“Bagi para pengguna jalan yang melintas, tetap utamakan keselamatan dan ikuti arahan pengalihan lalu lintas di lokasi,” tulis DSDABMBK
Pemerintah juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi ketidaknyamanan selama pekerjaan rehabilitasi berlangsung.
Rehabilitasi Jembatan Cikarang Jati diharapkan tidak sekadar menjadi pekerjaan perbaikan fisik, tetapi mampu memastikan jembatan tersebut kembali memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menunjang kelancaran konektivitas antarwilayah di Kecamatan Cibitung maupun Kecamatan Cikarang Barat.
Di sisi lain, kelancaran pekerjaan di lapangan akan menjadi kunci agar dampak terhadap aktivitas warga dapat ditekan seminimal mungkin. Pengaturan lalu lintas, keselamatan pekerja, serta kualitas hasil rehabilitasi menjadi hal yang patut mendapat perhatian selama proyek berlangsung.
Dengan demikian, perbaikan jembatan tersebut diharapkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan menghasilkan infrastruktur yang lebih aman, nyaman, serta mampu mendukung aktivitas warga dalam jangka panjang.
Reporter Catur Sujatmiko