Iklan

Pengambilan Nomor Urut, Massa Rekodara-Arimbi Bergerak: Pilkades Sukadanau Diminta Tetap Damai



tribatimes.com - Kabupaten Bekasi - Menjelang agenda pengambilan nomor urut calon dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Tim Rekodara-Arimbi H. Parta bin Ipung menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi terganggunya arus perjalanan pada Rabu (9/9/2026).

Melalui pemberitahuan yang disampaikan kepada warga, tim tersebut menginformasikan adanya aktivitas massa yang akan bergerak dari kawasan Prapatan Ne'ih menuju Kantor Desa Sukadanau mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.

Rute yang dilalui yakni Prapatan Ne'ih–Kantor Desa Sukadanau. Massa peserta juga diminta mengenakan atribut berwarna hitam, mulai dari kaos, baju, celana, topi, peci hingga kerudung.

Pengumuman tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa tahapan Pilkades Sukadanau mulai memasuki momentum penting. Mobilisasi pendukung dalam jumlah besar diperkirakan membuat aktivitas warga dan pengguna jalan di sepanjang rute perlu mendapat perhatian.

Dalam aturan internal yang disampaikan tim, setiap koordinator RT (Korte) diminta mendaftarkan maksimal 50 peserta atau lebih untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Peserta dijadwalkan berkumpul di posko center Kampung Jarskosta, Prapatan Ne'ih, pada pukul 07.00 WIB. Sebelum bergerak, peserta diwajibkan mengisi daftar hadir berdasarkan masing-masing dusun. Pengecekan daftar hadir juga dilakukan saat kegiatan berakhir.

Untuk mengantisipasi persoalan di lapangan, Tim Rekodara-Arimbi menyebut telah menyiapkan unsur pengamanan. Tim pengamanan lapangan berasal dari Cakra Kabupaten Bekasi.

Tekankan Pilkades Damai

Di tengah mobilisasi massa pendukung, Tim Rekodara-Arimbi juga menekankan pesan persaudaraan dan ketertiban. Mereka meminta seluruh peserta maupun masyarakat tetap mengedepankan keselamatan serta menghormati pengguna jalan lainnya.

"Berbeda pilihan, tetap bersaudara. Berdemokrasi dengan santun, bersatu untuk Sukadanau," demikian pesan yang disampaikan dalam pemberitahuan tersebut.

Tim juga mengusung slogan "Pilkades Damai, Sukadanau Harmonis" sebagai pesan utama dalam kegiatan.

Permohonan maaf disampaikan kepada seluruh warga Sukadanau dan masyarakat yang melintas apabila kegiatan tersebut menimbulkan gangguan perjalanan maupun ketidaknyamanan.

Pesan tersebut menjadi penting mengingat kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar berpotensi memengaruhi mobilitas masyarakat, khususnya pada jam pagi ketika aktivitas warga mulai padat.

Karena itu, koordinasi antara panitia, tim pendukung, petugas pengamanan, pemerintah desa, serta masyarakat menjadi kunci agar agenda pengambilan nomor urut berlangsung aman, tertib dan tidak menimbulkan gesekan.

Pilkades bukan sekadar pertarungan memperoleh nomor urut atau dukungan suara. Lebih dari itu, pesta demokrasi di tingkat desa merupakan momentum untuk menunjukkan kedewasaan politik masyarakat.

Berbeda pilihan tidak harus bermusuhan. Menang atau kalah adalah konsekuensi demokrasi, sementara persaudaraan warga Sukadanau harus tetap dijaga.

Reporter Catur Sujatmiko 
LihatTutupKomentar