Iklan

Plt Usep Ardina Turun ke KSR 2, Aspirasi Warga Soal Taman Bermain Anak Mulai Mendapat Perhatian



tribatimes.com - Kabupaten Bekasi - Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai memperkuat pola pelayanan publik dengan turun langsung ke lingkungan permukiman untuk melihat kondisi fasilitas umum sekaligus mendengar kebutuhan warga.

Langkah tersebut dilakukan jajaran UPTD Penerangan Jalan Umum (PJU) dan Pertamanan Wilayah I pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi melalui monitoring dan survei sejumlah titik di Kecamatan Cibitung.

Pelaksana Tugas (Plt) UPTD PJU dan pertamanan Wilayah I, Usep Adiana, bersama jajaran staf meninjau sejumlah lokasi, di antaranya Perumahan Kertamukti Sakti Residence (KSR) 2, Desa Kertamukti, serta kawasan taman di Desa Wanajaya.

Namun, kunjungan tersebut tidak semata-mata menyangkut persoalan Penerangan Jalan Umum (PJU). Pemerintah juga membuka ruang untuk menyerap aspirasi warga mengenai kebutuhan fasilitas lingkungan, termasuk usulan pembangunan taman bermain anak.

“Untuk mengoptimalkan pelayanan terhadap masyarakat, kami melakukan serap aspirasi masyarakat. Salah satunya terkait usulan pembuatan taman bermain anak,” kata Usep Adiana.



Kehadiran jajaran UPTD Disperkimtan mendapat sambutan positif dari warga KSR 2. Ketua RT 003/016, Kardi Siboro, bersama sekretaris RT dan seksi pembangunan, turut mendampingi proses survei di lingkungan perumahan.

Menurut Kardi, warga sebelumnya telah menyampaikan usulan agar lahan atau kawasan yang tersedia dapat dimanfaatkan sebagai ruang bermain bagi anak-anak.

Keberadaan taman bermain bukan sekadar mempercantik kawasan permukiman. Fasilitas tersebut dibutuhkan sebagai ruang yang aman bagi anak untuk bermain, bersosialisasi dan melakukan aktivitas positif di lingkungan tempat tinggalnya.

“Kami sangat senang dengan adanya kunjungan dan survei langsung dari pihak UPTD. Ini menunjukkan bahwa aspirasi warga mendapat perhatian,” ujar Kardi.

Dilokasi yang sama, Ketua FWJI Korwil Kabupaten Bekasi, Siti Mariam, menilai langkah turun langsung ke lapangan merupakan bagian penting dalam membangun pelayanan publik yang benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, taman bermain anak tidak seharusnya dipandang sebagai fasilitas pelengkap semata. Keberadaannya dapat menjadi ruang interaksi sosial warga sekaligus memberikan tempat yang lebih aman dan positif bagi anak-anak.

“Pelayanan publik bukan hanya soal menerima laporan. Pemerintah harus hadir, melihat persoalan secara langsung, kemudian menghadirkan solusi yang benar-benar dirasakan manfaatnya masyarakat,” tutur Mariam.

Ia menilai survei lapangan juga memberikan keuntungan bagi pemerintah karena kondisi yang dilihat langsung dapat menjadi gambaran faktual dalam menentukan skala prioritas pembangunan fasilitas lingkungan.

Dengan cara tersebut, aspirasi warga tidak hanya berhenti di tingkat RT maupun perangkat desa, tetapi dapat dikonfirmasi langsung oleh instansi teknis yang memiliki kewenangan," tutupnya 

Reporter Catur Sujatmiko 

LihatTutupKomentar