tribatimes.com - Kabupaten Bekasi - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kalijaya periode 2026-2034, calon kepala desa Anita Permatasari mulai memanaskan mesin pemenangannya. Konsolidasi kader dari Dusun 1, Dusun 2 dan Dusun 3 digelar untuk memperkuat koordinasi sekaligus menjaga suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Kemenangan Anita Permatasari, Kampung Kali Jeruk RT 02/03 Nomor 234, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jumat malam, 4 September 2026.
Konsolidasi dihadiri tim kemenangan, simpatisan serta tim kuasa hukum, di antaranya Suranto, S.E., S.H., CCD dan Azis Iswanto, SH., MH.
Dalam konsolidasi tersebut, tim pemenangan membawa tiga semangat utama yang menjadi tagline perjuangan, yakni “Bermartabat dalam Sikap, Kompak dalam Kerja, Harmonis dalam Hubungan Kemasyarakatan.”
Bermartabat dalam sikap dimaknai sebagai komitmen menjaga nilai dan etika. Sementara kompak dalam kerja menegaskan satu visi dan satu langkah. Adapun harmonis dalam hubungan kemasyarakatan ditekankan melalui sikap saling menghargai dan mendukung.
Dalam sambutannya, Anita Permatasari menegaskan bahwa pencalonannya bukan semata-mata ambisi untuk mendapatkan kekuasaan. Ia menyebut dirinya maju karena mendapat amanah dan dorongan dari sejumlah tokoh masyarakat yang menginginkan perubahan di Desa Kalijaya.
“Hari ini saya berdiri di sini semata-mata bukan hanya untuk mengejar kekuasaan, tetapi saya di sini merupakan salah satu titipan daripada tokoh-tokoh kita yang menginginkan adanya perubahan untuk hari ini di Desa Kalijaya,” ujar Anita.
Menurut Anita, perjuangan menuju kemenangan harus dimaknai lebih luas. Ia mengajak seluruh kader dan simpatisan tidak hanya bekerja untuk memenangkan dirinya, tetapi menjadikan momentum Pilkades sebagai bagian dari upaya membawa perubahan bagi masyarakat Kalijaya.
“Desa Kalijaya untuk maju, insyaallah hari ini saya titipkan, saya berikan dukungan untuk semua kader Anita Permatasari untuk bisa berjuang mengumpulkan suara untuk kemenangan. Bukan untuk kemenangan Anita Permatasari, tapi sejatinya untuk kemenangan Kalijaya,” tegasnya.
Anita juga meminta seluruh tim menjaga kekompakan dan bekerja bersama hingga hari pemungutan suara.
Ia optimistis apabila mendapat amanah dari masyarakat setelah pelaksanaan Pilkades pada 20 September mendatang, dirinya akan berupaya memperjuangkan kepentingan seluruh warga Desa Kalijaya.
“Setelah tanggal 20 September mendatang, insyaallah Allah SWT mengamanatkan untuk saya menjabat sebagai kepala desa, saya akan berjuang untuk kalian semua, untuk kita semua, untuk warga masyarakat Desa Kalijaya,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh kader untuk tetap solid karena menurutnya kemenangan sudah berada di depan mata.
“Kemenangan sedikit lagi ada di depan mata. Maka saya berharap kekompakan dan bekerja sama dari tim, untuk semua dari kita, untuk membangun Kalijaya yang lebih bermartabat,” sambung Anita.
Ebong : Ada Semangat Perubahan di Kalijaya
Sementara itu, di lokasi yang sama, salah satu tim kemenangan Anita Permatasari, Ebong, menyampaikan optimisme terhadap gerakan pemenangan yang tengah dibangun.
Menurutnya, konsolidasi tersebut menunjukkan adanya semangat baru dan harapan perubahan bagi Desa Kalijaya.
“Malam ini saya melihat ada pencerahan untuk Kalijaya ke depan, ada kebangkitan untuk Desa Kalijaya ke depan, ada semangat untuk membangun Desa Kalijaya ke depan, ada perubahan Desa Kalijaya ke depan bersama Anita Permatasari,” ungkap Ebong.
Ia kemudian menyebut sejumlah wilayah yang menurutnya telah hadir dan menyatakan dukungan dalam konsolidasi tersebut, mulai dari Gardu Sawah, Ketapang, Kali Jeruk, Pengkolan, Kaum, Pasar Beras, Cikarang Jati, Lanay hingga Wangkal.
“Gardu Sawah hadir, Ketapang hadir, Kali Jeruk hadir, Pengkolan hadir, Kaum hadir, Pasar Beras hadir, Cikarang Jati hadir, Lanay hadir, Wangkal hadir untuk mendukung Anita Permatasari,” ujarnya.
Ebong menambahkan, pengalaman pada momentum sebelumnya menjadi salah satu pemicu semangat tim untuk kembali bergerak. Ia menilai harapan masyarakat terhadap perubahan di Desa Kalijaya menjadi energi tersendiri bagi perjuangan mereka.
“Saya berjuang dari pengalaman yang lalu. Hari ini merasa bermotivasi, merasa semangat. Ini murni Anda mengharapkan perubahan Desa Kalijaya ke depannya,” tandasnya.
Konsolidasi tersebut menjadi salah satu tahapan penting bagi tim Anita Permatasari dalam memperkuat struktur hingga tingkat wilayah dan TPS. Dengan semakin dekatnya hari pencoblosan, persaingan Pilkades Kalijaya periode 2026-2034 dipastikan semakin menarik untuk dicermati, terutama terkait kekuatan dukungan masing-masing calon di tengah masyarakat.
Reporter Catur Sujatmiko

