tribatimes.com - Kota Bekasi - Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kaliabang Tengah sukses menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota, pengurus, serta dewan pengawas koperasi, dengan pendampingan dari Dinas Koperasi dan perwakilan Kementerian Koperasi melalui Business Assistant (BA), Alex.
RAT menjadi momentum penting dalam memastikan tata kelola koperasi berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas. Dalam sambutannya, Ketua KKMP Kaliabang Tengah, Dadang Subana, menegaskan bahwa koperasi hadir sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Koperasi dibentuk untuk mensejahterakan anggota. KKMP hadir mengikuti perkembangan zaman, dengan arah dan tujuan yang jelas. RAT ini menjadi bukti bahwa seluruh pengelolaan koperasi harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada anggota,” ujarnya.
Pada pelaksanaan RAT tahun ini, fokus utama diarahkan pada strategi perekrutan anggota baru guna memperkuat peran koperasi di tingkat wilayah, baik melalui RT, RW, maupun komunitas ekonomi lokal.
Selain itu, dalam sidang pleno turut dibahas Rencana Kerja Tahun 2026. Sejumlah usulan strategis mencuat, di antaranya percepatan pembangunan gerai, gudang, serta kantor KKMP Kaliabang Tengah sebagai penunjang aktivitas usaha koperasi.
Tak hanya itu, peserta RAT juga mengusulkan agar keterlibatan pengurus RT dan RW dalam keanggotaan koperasi menjadi bagian dari syarat pencairan dana lingkungan sebesar Rp100 juta di Kota Bekasi. Usulan ini dinilai sebagai langkah untuk memperkuat sinergi antara program pemerintah dan penguatan ekonomi berbasis koperasi.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Forum LPM Kota Bekasi, Wahyu BK, menyatakan dukungannya. Ia menilai usulan tersebut sebagai bentuk keseriusan dalam membangun ekosistem ekonomi masyarakat.
“Ini usulan yang baik dan akan kami sampaikan kepada Wali Kota Bekasi. Program ekonomi harus berjalan seiring dengan kebijakan pemerintah, termasuk instruksi presiden terkait penguatan koperasi,” ungkapnya.
Dalam forum tersebut, peserta juga menyinggung komitmen hibah dari Pemerintah Kota Bekasi sebesar Rp45 juta untuk setiap KKMP yang diharapkan dapat segera direalisasikan guna mendukung operasional koperasi.
RAT ditutup dengan penetapan kesimpulan rencana kerja tahun 2026 yang menitikberatkan pada pengembangan usaha ritel serta ekspansi keanggotaan. Seluruh peserta optimistis KKMP Kaliabang Tengah akan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.( Agung Ragil)

