Iklan

FWJI Soroti Viral Mobil Dinas Dipakai Belanja Burung di Jakarta, Desak ASN Dijatuhi Sanksi Berat



tribatimes.com - Kabupaten Bekasi - Viral di media sosial sebuah mobil dinas berpelat nomor B 1421 FQN diduga digunakan untuk kepentingan pribadi di kawasan Jakarta menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Dikutip dalam unggahan video di akun TikTok Revaltomotif.id, kendaraan tersebut terlihat terparkir di pinggir jalan hingga dinilai mengganggu pengguna jalan lain.

Tak hanya soal parkir sembarangan, kendaraan berstatus mobil dinas itu disebut digunakan untuk membeli burung pada hari libur. Kondisi tersebut memantik reaksi keras dari Ketua Forum Wartawan Jaya Indonesia Kabupaten Bekasi, Siti Mariam.

Menurut Mariam, penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi merupakan bentuk pelanggaran serius yang tidak bisa dianggap sepele. Ia menilai perilaku oknum ASN tersebut telah mencederai kepercayaan publik terhadap aparatur pemerintah.

“Ini sudah menyalahi aturan. Mobil dinas jangan digunakan untuk kepentingan pribadi. Kenapa di hari libur mobil tersebut dipakai untuk membeli burung? Ini tidak dibenarkan,” tegas Mariam dengan nada kecewa.

Mariam juga meminta Pemerintah Kabupaten Bekasi bertindak tegas terhadap oknum pegawai yang diduga menyalahgunakan kendaraan operasional milik negara tersebut. Menurutnya, tindakan tegas perlu dilakukan agar tidak menjadi contoh buruk bagi ASN lainnya.

“Oknum pegawai seperti ini harus diberikan punishment yang berat karena melanggar peraturan ASN. Saya berharap kepada Plt Bupati Bekasi untuk segera mencopot atau memberikan sanksi tegas kepada PNS tersebut agar menjadi pelajaran bagi ASN yang lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, penggunaan kendaraan dinas di luar kepentingan kedinasan berpotensi melanggar ketentuan disiplin pegawai sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Dalam aturan tersebut, ASN dilarang menyalahgunakan wewenang maupun fasilitas negara untuk kepentingan pribadi.( Redaksi)
LihatTutupKomentar