Iklan

Warga Kabupaten Bekasi Kini Tak Perlu Jauh Berobat Jantung, RSUD Cibitung Hadirkan Layanan Cathlab



tribatimes.com - Kabupaten Bekasi - Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya yang membutuhkan layanan kesehatan jantung. Dilansir melalui akun Instagram resminya, RSUD Cibitung mengumumkan bahwa kini telah tersedia fasilitas Cathlab (Catheterization Laboratory) untuk tindakan intervensi jantung. Rabu 4/3/2026.

Hadirnya layanan Cathlab ini menjadi angin segar bagi warga, karena pemeriksaan hingga tindakan medis jantung kini dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan akurat tanpa harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

“Cathlab layanan tindakan intervensi jantung jadi lebih dekat yaitu berada di RSUD Cibitung Kabupaten Bekasi, jadi pemeriksaan dan tindakan jantung bisa dilakukan lebih cepat dan akurat. Fasilitas ini sudah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat,” demikian keterangan dalam unggahan akun Instagram resmi rumah sakit tersebut.

Fasilitas Cathlab memungkinkan tenaga medis melakukan berbagai prosedur penting, seperti angiografi koroner untuk mendeteksi penyumbatan pembuluh darah, hingga pemasangan ring (stent) jantung guna membuka sumbatan dan memperlancar aliran darah ke jantung.

Salah satu pasien, Tompel bin Usman, turut membagikan pengalamannya setelah menjalani tindakan pemasangan ring jantung di RSUD Cibitung. Ia mengaku sempat mengalami nyeri dada hebat secara tiba-tiba sepulang dari rumah saudaranya.

“Saya habis main dari rumah saudara, kemudian saya pulangnya tiba-tiba rasa dada saya mendadak sakit sekali, terus saya ditindakan ring jantung di RSUD Cibitung,” ujarnya dalam video yang diunggah pihak rumah sakit.

Setelah menjalani prosedur tersebut, ia mengaku kondisinya jauh lebih baik dan merasa lega.

“Saya merasa lega dan enak setelah menjalani operasi ring jantung. Terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Kesehatan, dengan adanya Cathlab di RSUD Cibitung sangat membantu sekali,” ungkapnya.

Dengan hadirnya layanan Cathlab ini, diharapkan penanganan kasus penyakit jantung di Kabupaten Bekasi dapat dilakukan lebih cepat sehingga dapat menekan risiko komplikasi hingga kematian akibat keterlambatan penanganan.(Catur Sujatmiko)
LihatTutupKomentar