tribatimes.com - Kabupaten Bekasi – Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi menggelar Festival Ramadhan di Gedung Juang Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, pada 6–7 Maret 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Bersatu dalam Keberkahan” tersebut menelan anggaran sekitar Rp200 juta.
Festival Ramadhan ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Bekasi H. Matam, Asisten Daerah (Asda) III, Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi H. Iman Nugraha, ST., M.Si, Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Arief Kurnia, MARS, unsur TNI–Polri, Sekretaris Camat Cibitung Sarkum, serta Satpol PP Kabupaten Bekasi.
Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi, H. Iman Nugraha, ST., M.Si, mengatakan pelaksanaan Festival Ramadhan tahun ini dilakukan di tengah kebijakan efisiensi anggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Menurutnya, anggaran Disbudpora yang biasanya berada di kisaran Rp150 hingga Rp200 miliar, pada tahun ini mengalami pemangkasan cukup besar.
“Anggaran kami biasanya sekitar Rp150 hingga Rp200 miliar yang di dalamnya terdapat hibah serta pembangunan sarana olahraga. Namun pada tahun ini hanya sekitar Rp50 miliar, hampir 60 persen terkena efisiensi,” ujar Iman saat diwawancarai awak media, Sabtu malam (7/3/2026).
Meski demikian, Disbudpora tetap berupaya memaksimalkan pelaksanaan Festival Ramadhan agar tetap berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah walaupun dibandingkan tahun sebelumnya ada pengurangan anggaran, kegiatan Festival Ramadhan ini tetap bisa terlaksana seperti yang disampaikan oleh Pak Matam, anggota DPRD Kabupaten Bekasi,” katanya.
Iman juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Kabupaten Bekasi H. Matam dari Fraksi Partai Demokrat Komisi II yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
“Terima kasih atas kehadiran anggota DPRD Kabupaten Bekasi H. Matam dari Fraksi Partai Demokrat Komisi II. Walaupun dalam keterbatasan anggaran, kami mencoba memaksimalkan kegiatan ini dengan berkolaborasi bersama perangkat daerah yang tadi disebutkan dalam sambutan,” tuturnya.
Ia berharap Festival Ramadhan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, meskipun pada malam penutupan kegiatan sempat diguyur hujan.
“Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Memang pada malam penutupan ini kita tidak bisa maksimal karena hujan, namun hujan juga merupakan berkah,” ujarnya.
Menurut Iman, Festival Ramadhan tidak hanya menjadi ajang kegiatan budaya Islami bagi generasi muda, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dalam kegiatan tersebut turut digelar bazar UMKM serta bazar sembako murah yang dapat dimanfaatkan masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi saat ini.
“Selain melestarikan budaya Islam dan menumbuhkan semangat religius para pemuda, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat. Kita lihat para UMKM ikut terlibat,” jelasnya.
Ke depan, Disbudpora berharap Festival Ramadhan dapat terus menjadi agenda tahunan yang diprioritaskan dengan dukungan anggaran yang lebih besar, sehingga kegiatan bazar dan berbagai program yang digelar dapat lebih luas serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Bekasi.(Catur Sujatmiko)

