tribatimes.com - Kabupaten Bekasi - Komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) koperasi terus diperkuat. Koperasi Sekunder Wibawa Mukti Jaya Mandiri atau Pusat Koperasi Karyawan Kabupaten Bekasi (PUSKOPKAR) menggelar Sertifikasi Profesi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi Pengurus, Pengawas, dan Manajer Koperasi di Hotel Ibis Jababeka, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Sabtu-Minggu (27-28/6/2026).
Program sertifikasi yang digelar untuk pertama kalinya oleh PUSKOPKAR ini menjadi langkah strategis dalam mencetak insan koperasi yang profesional, kompeten, dan mampu menjalankan tata kelola koperasi sesuai regulasi pemerintah.
Ketua PUSKOPKAR Kabupaten Bekasi, Yudi Supriyadi, mengaku bangga atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sertifikasi kompetensi kini menjadi kebutuhan sekaligus kewajiban bagi pengurus koperasi seiring perkembangan zaman.
"Alhamdulillah, kegiatan Sertifikasi BNSP untuk skema Pengurus, Pengawas, dan Manajer Koperasi ini dapat kami laksanakan. Ini merupakan tuntutan perkembangan zaman sekaligus kewajiban sebagaimana diatur dalam Permenkop Nomor 8 Tahun 2023, bahwa pengurus, pengawas, dan manajer koperasi harus memiliki sertifikasi kompetensi," ujar Yudi.
Ia menjelaskan, pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi ini merupakan hasil kolaborasi PUSKOPKAR Kabupaten Bekasi bersama Dekopinda Kabupaten Bekasi dan Dekopinwil Jawa Barat yang memiliki visi sama dalam membangun koperasi modern berbasis kompetensi.
"Dengan sertifikasi ini kami ingin melahirkan pengurus, pengawas, dan manajer koperasi yang benar-benar kompeten dalam menjalankan fungsi serta mengelola koperasinya sesuai regulasi yang berlaku," katanya.
Peserta sertifikasi berasal dari berbagai koperasi karyawan di Kabupaten Bekasi yang mengirimkan perwakilan pengurus, pengawas, maupun manajer sesuai kebutuhan organisasi masing-masing.
Yudi menambahkan, program peningkatan kapasitas SDM koperasi tidak akan berhenti pada batch pertama.
"Setelah pelatihan dan sertifikasi tahap pertama ini, kami akan melanjutkan batch berikutnya agar semakin banyak koperasi karyawan di Kabupaten Bekasi yang memperoleh peningkatan kompetensi SDM," tegasnya.
Sementara itu, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi melalui perwakilannya, Andhi Suhadhi, memberikan apresiasi atas inisiatif PUSKOPKAR dalam meningkatkan kualitas pengelola koperasi.
Menurutnya, sebagai koperasi sekunder yang menaungi banyak koperasi primer karyawan, PUSKOPKAR memiliki potensi besar dalam pengembangan bisnis sekaligus peningkatan kualitas SDM koperasi di Kabupaten Bekasi.
"Program pelatihan dan sertifikasi seperti ini sangat penting. PUSKOPKAR memiliki anggota yang cukup banyak sehingga dapat menjadi motor penggerak peningkatan kompetensi SDM koperasi di Kabupaten Bekasi," ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bekasi, Toto Iskandar. Ia berharap PUSKOPKAR yang dipimpin Yudi Supriyadi mampu menjadi koperasi sekunder yang kuat, tidak hanya di tingkat Kabupaten Bekasi tetapi juga regional.
Menurut Toto, keberadaan PUSKOPKAR merupakan jawaban atas pesatnya perkembangan kawasan industri di Kabupaten Bekasi yang membutuhkan sistem ekonomi berbasis koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja.
"Hadirnya Koperasi Sekunder Wibawa Mukti Jaya Mandiri menjadi langkah transformatif dalam mendukung perkembangan sektor industri terbesar di Indonesia yang berada di Kabupaten Bekasi. Di dalamnya terdapat koperasi-koperasi karyawan yang menjadi penopang kesejahteraan para pekerja," katanya.
Ia juga menilai peran PUSKOPKAR sangat strategis dalam memperkuat permodalan koperasi primer sehingga mampu membantu anggotanya memperoleh akses pembiayaan yang lebih sehat.
"Kami berharap PUSKOPKAR mampu mengangkat ekonomi kerakyatan. Anggota koperasi, khususnya para pekerja industri, dapat terhindar dari praktik pinjaman berbunga tinggi atau bank keliling karena kebutuhan pembiayaannya dapat dipenuhi melalui koperasi. Jika koperasi primer kekurangan modal, PUSKOPKAR dapat memberikan dukungan permodalan untuk disalurkan kepada anggotanya," pungkas Toto.
Melalui penyelenggaraan sertifikasi profesi BNSP ini, PUSKOPKAR Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya dalam membangun koperasi yang profesional, akuntabel, dan berdaya saing. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pekerja di kawasan industri Kabupaten Bekasi.(Redaksi)

