Iklan

Forum Wartawan Jaya Indonesia Bersama Aliansi Warga Gelar Aksi di Polres Metro Depok, Desak Penindakan Tegas Peredaran Obat Daftar G

tribatimes.com - Depok - Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Warga, Jurnalis dan Mahasiswa mendatangi Polres Metro Depok pada Selasa (25/11/2025). Aksi ini merupakan inisiasi Tim 9 DPP Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) sebagai bentuk kepedulian terhadap maraknya peredaran obat keras daftar G yang dinilai semakin meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polres Metro Depok.

Ketua Umum Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Mustofa Hadi Karya atau Opan, hadir langsung memimpin peserta aksi bersama jajaran DPP serta perwakilan pengurus korwil FWJI dari berbagai daerah, mulai dari Bekasi Kabupaten, Jakarta Raya, Tangerang, hingga Bogor. Turut serta pula dalam aksi tersebut, penggiat anti penyalahgunaan obat-obatan ilegal Kang Edo beserta timnya, serta Ketua Umum LSM Ganas, Brian Sakti.

Dalam aksi tersebut, massa membawa spanduk besar bertuliskan tuntutan agar Kapolres Depok segera membongkar dan menangkap jaringan pengedar obat keras daftar G, yang juga diduga menjadi bagian dari peredaran New Psychoactive Substances (NPS) atau narkoba jenis baru.

Seruan Tegas dari Tim 9 Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) 

Ketua Tim 9 DPP FWJI Bahrudin atau Bang Bule, didampingi Wakil Ketua Tim 9 Risky Syaifulloh, menyampaikan orasi damai di depan Polres Metro Depok. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi semua elemen untuk memberantas peredaran obat keras daftar G yang telah merusak banyak generasi muda.

“Kami hadir membawa pesan generasi bangsa. Begitu dahsyat pengaruh negatif obat-obatan daftar G bagi anak-anak kita. Kami mendesak Kapolres dan jajarannya segera bongkar dan tangkap jaringan pengedar obat perusak generasi itu. Jangan beri ruang sedikit pun bagi obat-obat syetan tersebut,” tegas Bang Bule.

Polres Depok Terima Perwakilan Massa, Bahas Penguatan Sterilisasi Wilayah

Polres Metro Depok menunjukkan respons cepat dan terbuka dengan menerima perwakilan massa untuk berdiskusi di ruang pertemuan. Pertemuan ini dihadiri sedikitnya sembilan perwakilan massa aksi dan para perwira Polres Depok, termasuk Kasat Narkoba, Kasat Intel, Wakasat Narkoba, Kanit Narkoba, Kanit Intel, serta jajaran lainnya.

Diskusi ini membahas langkah penguatan sterilisasi wilayah serta percepatan informasi mengenai peredaran obat keras daftar G.

Ketua Umum FWJ Indonesia, Opan, menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Polres Metro Depok atas komitmen kuatnya dalam memberantas peredaran obat terlarang tersebut.

“Depok adalah benteng dari perbatasan Bogor, Tangerang dan Bekasi. Benteng ini harus dijaga dari masuknya pengaruh negatif. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Depok dan jajaran, khususnya Kasat Narkoba, yang telah melakukan berbagai upaya penyelamatan generasi bangsa,” ujarnya.

Polres Depok Tegaskan Tidak Ada Ruang untuk Pengedar Obat Daftar G

Kasat Narkoba Polres Metro Depok, Kompol Yefta Ruben Hasian Aruan, menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan toleransi sedikit pun kepada para pengedar maupun pengguna obat keras daftar G di wilayah Depok.

“Tidak ada kata kompromi bagi para pengedar dan pemakai obat daftar G di wilayah hukum kami. Hampir semua aduan masyarakat sudah kami tindak, dan para pelakunya kami proses hingga ke pengadilan. Komitmen inilah yang kami pegang,” tegas Kompol Ruben.

Di akhir pertemuan, Kompol Ruben menyampaikan harapannya agar FWJ Indonesia dapat menjadi mitra strategis dalam penyampaian informasi cepat dan akurat terkait potensi peredaran obat terlarang di Depok.

Aksi damai ini ditutup dengan komitmen bersama antara Polres Metro Depok dan elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam melawan peredaran obat keras daftar G dan menjaga masa depan generasi muda.(Catur Sujatmiko)

LihatTutupKomentar