Iklan

Semangat Gotong Royong Hidup Kembali, Warga Desa Karangmukti Aspal Jalan Secara Swadaya Demi Akses yang Lebih Layak



tribatimes.com - Kabupaten Bekasi - Di tengah derasnya arus modernisasi, semangat gotong royong masih hidup dan menjadi kekuatan nyata masyarakat Desa Karangmukti, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi. Selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Juli 2026, warga Kampung Ceger dan Kampung Lemahabang bergandengan tangan melaksanakan pengaspalan jalan secara swadaya demi menghadirkan akses yang lebih nyaman dan aman bagi seluruh masyarakat.

Kegiatan diawali dari kawasan Embung Batu Berum dengan sasaran pengaspalan Jalan Pejuang di Kampung Ceger dan Jalan Pahlawan di Kampung Lemahabang. Kedua ruas jalan tersebut merupakan jalur vital yang setiap hari digunakan warga untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga mobilitas sosial.

Pemandangan penuh kebersamaan tampak sepanjang pelaksanaan kegiatan. Tanpa memandang usia maupun latar belakang, warga bahu-membahu mengangkat material, meratakan aspal, dan menyelesaikan pekerjaan bersama. Semangat kebersamaan itu menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan masih menjadi budaya yang kuat di tengah masyarakat.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Karangmukti, Sumardi, yang turut turun ke lapangan bersama warga. Kehadirannya mencerminkan komitmen pemerintah desa untuk tidak hanya menjadi pengambil kebijakan, tetapi juga hadir dan bekerja bersama masyarakat dalam setiap proses pembangunan.

Menurut Sumardi, keberhasilan pembangunan desa tidak semata bergantung pada anggaran pemerintah, melainkan juga ditentukan oleh partisipasi aktif masyarakat yang memiliki rasa peduli dan rasa memiliki terhadap lingkungan.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kampung Ceger dan Kampung Lemahabang yang telah menunjukkan semangat gotong royong yang luar biasa. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam membangun Desa Karangmukti. Pembangunan tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian, rasa memiliki, dan partisipasi aktif masyarakat. Semoga jalan yang telah diaspal ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh warga serta menjadi amal kebaikan bagi kita semua," ujar Sumardi.

Ia juga menegaskan bahwa budaya gotong royong merupakan warisan bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. Selain mampu mempercepat pembangunan, semangat kebersamaan dinilai menjadi perekat hubungan sosial antarwarga sehingga tercipta lingkungan yang harmonis, solid, dan saling peduli.

Pengaspalan Jalan Pejuang dan Jalan Pahlawan menjadi lebih dari sekadar pembangunan fisik. Di balik hamparan aspal yang kini mempermudah aktivitas warga, tersimpan nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian yang menjadi fondasi utama kemajuan desa.

Semangat swadaya yang ditunjukkan masyarakat Desa Karangmukti menjadi contoh bahwa pembangunan tidak selalu dimulai dari besarnya anggaran, tetapi dari kuatnya kebersamaan. Ketika pemerintah desa dan masyarakat berjalan seiring, berbagai tantangan pembangunan dapat diatasi demi mewujudkan desa yang lebih maju, nyaman, dan sejahtera

Reporter Catur Sujatmiko 
LihatTutupKomentar