Iklan

Forum Wartawan Jaya Indonesia Turun Tangan, BAZNAS Kabupaten Bekasi Bergerak



tribatimes.com - Kabupaten Bekasi - Viral di media sosial dan menjadi sorotan berbagai media online, kisah pilu warga Kampung Wates, RT 001 RW 009, Desa Sarimukti, Kecamatan Cibitung, akhirnya mendapat respons cepat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi bergerak setelah menerima aduan dari Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Korwil Kabupaten Bekasi mengenai kondisi warga yang hidup di rumah tidak layak huni.

Sorotan publik mengarah pada Salwa, seorang anak penyandang disabilitas yang selama ini belum memiliki kursi roda untuk menunjang aktivitasnya. Di lingkungan yang sama, sejumlah keluarga juga masih bertahan di rumah-rumah yang kondisinya memprihatinkan dan dinilai tidak lagi layak dihuni.

Perhatian terhadap kondisi tersebut bermula dari unggahan video di akun TikTok Mpok Mariam 2 yang memperlihatkan kehidupan warga secara nyata. Tayangan itu kemudian ramai diperbincangkan publik dan diperkuat oleh pemberitaan sejumlah media online.

Menindaklanjuti laporan dari anggotanya, Ketua FWJI Korwil Kabupaten Bekasi, Mariam, bersama bendahara turun langsung ke lokasi untuk melakukan verifikasi. Hasilnya, berbagai persoalan sosial ditemukan, mulai dari rumah tidak layak huni hingga bantuan sosial yang dinilai belum berjalan optimal.

Salah satunya dialami Rohmat, ayah Salwa. Di tengah keterbatasan ekonomi, keluarga tersebut mengaku belum lagi merasakan manfaat bantuan sosial yang pernah diterima.

"Kartu KKS Merah Putih dan ATM dari Dinas Sosial masih kami pegang, tetapi sudah tidak aktif lagi. Ada juga warga yang rumahnya sudah didata, difoto, bahkan direkam untuk program Rutilahu dan SPALD-S, namun bertahun-tahun belum ada realisasinya," ujar seorang warga.

Laporan itu kemudian diteruskan FWJI kepada BAZNAS Kabupaten Bekasi. Respons pun datang tanpa menunggu lama.

Melalui pesan WhatsApp kepada Ketua FWJI Korwil Kabupaten Bekasi, pihak BAZNAS memastikan akan membantu pengadaan kursi roda bagi Salwa serta memproses bantuan perbaikan rumah bagi beberapa warga yang memenuhi persyaratan administrasi.

Untuk mempercepat proses, BAZNAS meminta warga melengkapi dokumen berupa KTP, KK, data kepemilikan tanah, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), serta rekomendasi dari pemerintah desa dan kecamatan.

Ketua FWJI Korwil Kabupaten Bekasi, Mariam, mengapresiasi langkah cepat BAZNAS yang dinilai menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat kecil.

"Kami hanya menyampaikan suara warga. Alhamdulillah, BAZNAS merespons dengan cepat dan tidak menutup mata. Ini membuktikan bahwa ketika aduan ditindaklanjuti secara serius, solusi bisa segera dihadirkan. Namun di sisi lain, ini juga menjadi pengingat bahwa masih ada pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan pemerintah, terutama terkait program rumah tidak layak huni dan bantuan sosial yang hingga kini masih dikeluhkan masyarakat," tegas Mariam.

Langkah cepat BAZNAS menjadi secercah harapan bagi warga yang selama ini menanti kepastian. Di tengah berbagai persoalan sosial yang masih dihadapi masyarakat, respons tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara warga, media, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga pelayanan publik dapat menghadirkan solusi nyata.

FWJI berharap bantuan perbaikan rumah warga Sarimukti yang tidak layak segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa masih ada warga yang hidup dalam keterbatasan dan menunggu kehadiran negara. Ketika suara mereka viral dan mendapat perhatian publik, respons cepat memang patut diapresiasi. Namun yang lebih penting adalah memastikan setiap warga memperoleh haknya tanpa harus menunggu kisah mereka menjadi viral terlebih dahulu.

Reporter Catur Sujatmiko 
LihatTutupKomentar